Beranda  /  Blog  /  Aplikasi

Sinkronisasi Data Lapangan dengan Aplikasi Mobile: Best Practice

Tim Agronomi Ferti Track 20 May 2024 2 menit baca Aplikasi 17.246 views

Banyak perusahaan perkebunan kini beralih ke aplikasi digital untuk mengelola operasional mereka. Ferti Track menawarkan fitur lengkap dengan antarmuka yang ramah pengguna.

Dosis pupuk yang tepat ditentukan berdasarkan analisis tanah dan analisis daun secara berkala. Standar yang umum digunakan di Indonesia mengacu pada rekomendasi Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan dan literatur ilmiah lainnya.

Selain unsur hara makro (N, P, K), unsur mikro juga penting. Boron, Magnesium, dan Mangan sering menjadi faktor pembatas yang sering diabaikan. Defisiensi unsur mikro dapat menyebabkan gejala spesifik pada daun yang perlu dikenali sejak dini.

Pemberian pupuk sebaiknya dilakukan saat tanah dalam kondisi lembab — tidak terlalu kering yang menyebabkan pupuk tidak terserap, dan tidak terlalu basah yang menyebabkan pupuk mudah tercuci. Waktu yang ideal adalah pagi atau sore hari.

Banyak perkebunan kini menerapkan pemupukan berbasis blok — setiap blok dianalisis kondisi tanahnya, kemudian dosis pupuk disesuaikan untuk masing-masing blok.

Aplikasi Ferti Track tersedia di Google Play Store dan dapat diinstal di smartphone Android versi 5.0 ke atas. Setelah instalasi, pengguna cukup login dengan akun yang disediakan oleh administrator perkebunan.

Berkonsultasilah dengan ahli agronomi dan pertimbangkan untuk mengadopsi aplikasi monitoring pemupukan seperti Ferti Track agar pemupukan kebun Anda lebih terukur, terdokumentasi, dan efisien.

Bagikan:

Mau pemupukan kebun Anda lebih efektif?

Gunakan aplikasi monitoring pemupukan Ferti Track dengan harga terjangkau.

Chat WhatsApp