Klon karet modern seperti PB 260 dan RRIM 600 memiliki potensi produksi lateks tinggi, namun butuh dukungan pemupukan yang sesuai untuk menggali potensi penuhnya.
Pemberian pupuk sebaiknya dilakukan saat tanah dalam kondisi lembab — tidak terlalu kering yang menyebabkan pupuk tidak terserap, dan tidak terlalu basah yang menyebabkan pupuk mudah tercuci. Waktu yang ideal adalah pagi atau sore hari.
Pemupukan presisi memungkinkan dosis disesuaikan dengan kondisi spesifik tiap blok lahan. Lahan yang subur tidak perlu dipupuk sebanyak lahan yang miskin hara. Pendekatan ini menghemat biaya dan ramah lingkungan.
Penaburan pupuk dilakukan pada area piringan (alas pohon) dengan radius sesuai umur tanaman. Tanaman muda umumnya cukup radius 50 cm dari pangkal batang, sementara tanaman dewasa bisa mencapai radius 2 meter.
Pelatihan rutin untuk mandor dan tenaga pemupukan sangat penting. Mandor adalah ujung tombak yang menentukan apakah pupuk diaplikasikan sesuai SOP atau tidak. Pelatihan praktis di lapangan lebih efektif daripada hanya teori di kelas.
Banyak perkebunan yang sukses meningkatkan produksinya 20-40% setelah mengadopsi sistem monitoring pemupukan digital. Investasi awal pada teknologi terbayar dengan cepat melalui peningkatan hasil panen dan pengurangan pemborosan pupuk.
Kombinasi pupuk anorganik dan organik (kompos, janjang kosong sawit, atau pupuk kandang) memberi hasil terbaik dalam jangka panjang. Pupuk organik membantu memperbaiki struktur tanah, sementara pupuk anorganik memberi hara cepat tersedia.
Diskusikan dengan tim Ferti Track untuk solusi yang sesuai kebutuhan dan skala perkebunan Anda. Konsultasi awal kami tidak dipungut biaya apapun.