Pengendalian hama yang efektif bukan tentang membasmi total, tapi menjaga populasinya di bawah ambang ekonomi. Pendekatan ini lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Pelatihan rutin untuk mandor dan tenaga pemupukan sangat penting. Mandor adalah ujung tombak yang menentukan apakah pupuk diaplikasikan sesuai SOP atau tidak. Pelatihan praktis di lapangan lebih efektif daripada hanya teori di kelas.
Selain unsur hara makro (N, P, K), unsur mikro juga penting. Boron, Magnesium, dan Mangan sering menjadi faktor pembatas yang sering diabaikan. Defisiensi unsur mikro dapat menyebabkan gejala spesifik pada daun yang perlu dikenali sejak dini.
Penggunaan trap (perangkap) seperti light trap untuk ngengat dapat mengurangi populasi hama tanpa pestisida.
Penaburan pupuk dilakukan pada area piringan (alas pohon) dengan radius sesuai umur tanaman. Tanaman muda umumnya cukup radius 50 cm dari pangkal batang, sementara tanaman dewasa bisa mencapai radius 2 meter.
Audit pemupukan harus dilakukan minimal dua kali setahun. Audit ini bisa mencakup pengecekan stok, dokumentasi aplikasi, dan verifikasi visual di lapangan. Hasil audit menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan SOP.
Diskusikan dengan tim Ferti Track untuk solusi yang sesuai kebutuhan dan skala perkebunan Anda. Konsultasi awal kami tidak dipungut biaya apapun.