Pengendalian Gulma Berbasis Ekologi di Kebun

Tim Agronomi Ferti Track 05 Jul 2024 2 menit baca Hama & Penyakit 12.234 views

Hama dan penyakit tanaman adalah ancaman serius bagi produktivitas perkebunan. Identifikasi dini dan tindakan tepat dapat menyelamatkan jutaan rupiah potensi kerugian.

Audit pemupukan harus dilakukan minimal dua kali setahun. Audit ini bisa mencakup pengecekan stok, dokumentasi aplikasi, dan verifikasi visual di lapangan. Hasil audit menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan SOP.

Rotasi tanaman dan tanaman penutup tanah (cover crop) dapat membantu memutus siklus hama tanah.

Selain unsur hara makro (N, P, K), unsur mikro juga penting. Boron, Magnesium, dan Mangan sering menjadi faktor pembatas yang sering diabaikan. Defisiensi unsur mikro dapat menyebabkan gejala spesifik pada daun yang perlu dikenali sejak dini.

Penaburan pupuk dilakukan pada area piringan (alas pohon) dengan radius sesuai umur tanaman. Tanaman muda umumnya cukup radius 50 cm dari pangkal batang, sementara tanaman dewasa bisa mencapai radius 2 meter.

Penggunaan teknologi pemupukan presisi seperti aplikasi Ferti Track memungkinkan manajemen pemupukan yang lebih akurat. Setiap aktivitas pemupukan dapat dipantau secara real-time melalui aplikasi mobile berbasis GPS.

Pemupukan yang efektif harus mempertimbangkan musim. Di musim hujan, pupuk yang mudah tercuci (seperti urea) perlu diaplikasikan lebih sering dengan dosis lebih kecil. Sebaliknya, di musim kemarau, pemupukan bisa dilakukan setelah hujan pertama.

Diskusikan dengan tim Ferti Track untuk solusi yang sesuai kebutuhan dan skala perkebunan Anda. Konsultasi awal kami tidak dipungut biaya apapun.

Bagikan:

Mau pemupukan kebun Anda lebih efektif?

Gunakan aplikasi monitoring pemupukan Ferti Track dengan harga terjangkau.

Chat WhatsApp