Pengelolaan Limbah Pabrik Kelapa Sawit (POME)

Tim Agronomi Ferti Track 01 Jun 2025 2 menit baca Sustainability 11.364 views

Sustainability bukan lagi pilihan, tapi keharusan. Pasar global kini menuntut komoditas perkebunan yang diproduksi secara berkelanjutan dengan standar ISPO, RSPO, atau sertifikasi serupa.

Pemupukan organik tidak hanya memberi hara, tapi juga meningkatkan aktivitas mikroba tanah yang krusial untuk kesehatan jangka panjang lahan perkebunan.

Pemupukan presisi memungkinkan dosis disesuaikan dengan kondisi spesifik tiap blok lahan. Lahan yang subur tidak perlu dipupuk sebanyak lahan yang miskin hara. Pendekatan ini menghemat biaya dan ramah lingkungan.

Penaburan pupuk dilakukan pada area piringan (alas pohon) dengan radius sesuai umur tanaman. Tanaman muda umumnya cukup radius 50 cm dari pangkal batang, sementara tanaman dewasa bisa mencapai radius 2 meter.

Kombinasi pupuk anorganik dan organik (kompos, janjang kosong sawit, atau pupuk kandang) memberi hasil terbaik dalam jangka panjang. Pupuk organik membantu memperbaiki struktur tanah, sementara pupuk anorganik memberi hara cepat tersedia.

Sertifikasi ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) bersifat wajib untuk semua kebun sawit di Indonesia, sementara RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil) bersifat sukarela tapi diakui pasar internasional.

Praktik perkebunan terbaik selalu berkembang seiring kemajuan teknologi dan penelitian. Para pelaku perkebunan yang adaptif akan memetik manfaat dari adopsi praktik dan teknologi terbaru.

Bagikan:

Mau pemupukan kebun Anda lebih efektif?

Gunakan aplikasi monitoring pemupukan Ferti Track dengan harga terjangkau.

Chat WhatsApp