Beranda  /  Blog  /  Hasil Panen

Pencegahan Korupsi Pupuk di Lapangan: Best Practice

Tim Ferti Track 09 Apr 2026 2 menit baca Hasil Panen 7.935 views

Korupsi pupuk di lapangan adalah masalah klasik perkebunan yang merugikan perusahaan hingga miliaran rupiah per tahun. Pengawasan ketat dan teknologi monitoring sangat dibutuhkan untuk meminimalisirnya.

Pemupukan yang efektif harus mempertimbangkan musim. Di musim hujan, pupuk yang mudah tercuci (seperti urea) perlu diaplikasikan lebih sering dengan dosis lebih kecil. Sebaliknya, di musim kemarau, pemupukan bisa dilakukan setelah hujan pertama.

Penyimpanan pupuk yang baik di gudang sangat penting. Pupuk yang lembab atau menggumpal akan kehilangan efektivitasnya. Gudang harus kering, berventilasi, dan terlindung dari paparan langsung sinar matahari.

Penaburan pupuk dilakukan pada area piringan (alas pohon) dengan radius sesuai umur tanaman. Tanaman muda umumnya cukup radius 50 cm dari pangkal batang, sementara tanaman dewasa bisa mencapai radius 2 meter.

Pemupukan organik tidak hanya memberi hara, tapi juga meningkatkan aktivitas mikroba tanah yang krusial untuk kesehatan jangka panjang lahan perkebunan.

Penggunaan teknologi pemupukan presisi seperti aplikasi Ferti Track memungkinkan manajemen pemupukan yang lebih akurat. Setiap aktivitas pemupukan dapat dipantau secara real-time melalui aplikasi mobile berbasis GPS.

Adopsi teknologi dan praktik terbaik di perkebunan adalah investasi jangka panjang yang menghasilkan ROI signifikan. Mulailah dari langkah kecil dan tingkatkan secara bertahap.

Bagikan:

Mau pemupukan kebun Anda lebih efektif?

Gunakan aplikasi monitoring pemupukan Ferti Track dengan harga terjangkau.

Chat WhatsApp