Pemupukan Kakao Klon Sca 6: Hal yang Wajib Diperhatikan

Tim Agronomi Ferti Track 14 Feb 2026 2 menit baca Kakao / Coklat 13.257 views

Tanaman kakao membutuhkan pemupukan yang tepat sejak fase pembibitan hingga produksi. Banyak petani kakao masih mengalami penurunan produksi karena pemupukan yang tidak terencana.

Penggunaan teknologi pemupukan presisi seperti aplikasi Ferti Track memungkinkan manajemen pemupukan yang lebih akurat. Setiap aktivitas pemupukan dapat dipantau secara real-time melalui aplikasi mobile berbasis GPS.

Kombinasi pupuk anorganik dan organik (kompos, janjang kosong sawit, atau pupuk kandang) memberi hasil terbaik dalam jangka panjang. Pupuk organik membantu memperbaiki struktur tanah, sementara pupuk anorganik memberi hara cepat tersedia.

Dosis pupuk yang tepat ditentukan berdasarkan analisis tanah dan analisis daun secara berkala. Standar yang umum digunakan di Indonesia mengacu pada rekomendasi Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan dan literatur ilmiah lainnya.

Pemupukan organik tidak hanya memberi hara, tapi juga meningkatkan aktivitas mikroba tanah yang krusial untuk kesehatan jangka panjang lahan perkebunan.

Penaburan pupuk dilakukan pada area piringan (alas pohon) dengan radius sesuai umur tanaman. Tanaman muda umumnya cukup radius 50 cm dari pangkal batang, sementara tanaman dewasa bisa mencapai radius 2 meter.

Pemupukan yang efektif memerlukan kombinasi pengetahuan teknis, dokumentasi yang baik, dan teknologi monitoring yang tepat. Investasi pada sistem manajemen pemupukan yang modern akan terbayar berlipat ganda dalam jangka panjang.

Bagikan:

Mau pemupukan kebun Anda lebih efektif?

Gunakan aplikasi monitoring pemupukan Ferti Track dengan harga terjangkau.

Chat WhatsApp