Kelapa sawit termasuk tanaman yang rakus hara, terutama Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), dan Magnesium (Mg). Pemberian pupuk yang tepat akan tercermin pada produksi TBS, rendemen minyak, dan kesehatan tanaman.
Audit pemupukan harus dilakukan minimal dua kali setahun. Audit ini bisa mencakup pengecekan stok, dokumentasi aplikasi, dan verifikasi visual di lapangan. Hasil audit menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan SOP.
Kombinasi pupuk anorganik dan organik (kompos, janjang kosong sawit, atau pupuk kandang) memberi hasil terbaik dalam jangka panjang. Pupuk organik membantu memperbaiki struktur tanah, sementara pupuk anorganik memberi hara cepat tersedia.
Banyak perkebunan kini menerapkan pemupukan berbasis blok — setiap blok dianalisis kondisi tanahnya, kemudian dosis pupuk disesuaikan untuk masing-masing blok.
Penggunaan teknologi pemupukan presisi seperti aplikasi Ferti Track memungkinkan manajemen pemupukan yang lebih akurat. Setiap aktivitas pemupukan dapat dipantau secara real-time melalui aplikasi mobile berbasis GPS.
Diskusikan dengan tim Ferti Track untuk solusi yang sesuai kebutuhan dan skala perkebunan Anda. Konsultasi awal kami tidak dipungut biaya apapun.