Beranda  /  Blog  /  Kelapa Sawit

Mengapa Pemupukan Mangan (Mn) Penting untuk Kelapa Sawit Menghasilkan

Tim Agronomi Ferti Track 13 Jul 2025 2 menit baca Kelapa Sawit 12.646 views

Kelapa sawit termasuk tanaman yang rakus hara, terutama Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), dan Magnesium (Mg). Pemberian pupuk yang tepat akan tercermin pada produksi TBS, rendemen minyak, dan kesehatan tanaman.

Kombinasi pupuk anorganik dan organik (kompos, janjang kosong sawit, atau pupuk kandang) memberi hasil terbaik dalam jangka panjang. Pupuk organik membantu memperbaiki struktur tanah, sementara pupuk anorganik memberi hara cepat tersedia.

Aplikasi pemupukan harus didokumentasikan dengan baik — kapan dilakukan, oleh siapa, dosis berapa, dan di blok mana. Tanpa dokumentasi yang baik, sulit melakukan evaluasi efektivitas pemupukan di kemudian hari.

Pemupukan presisi memungkinkan dosis disesuaikan dengan kondisi spesifik tiap blok lahan. Lahan yang subur tidak perlu dipupuk sebanyak lahan yang miskin hara. Pendekatan ini menghemat biaya dan ramah lingkungan.

Penaburan pupuk dilakukan pada area piringan (alas pohon) dengan radius sesuai umur tanaman. Tanaman muda umumnya cukup radius 50 cm dari pangkal batang, sementara tanaman dewasa bisa mencapai radius 2 meter.

Pemupukan organik tidak hanya memberi hara, tapi juga meningkatkan aktivitas mikroba tanah yang krusial untuk kesehatan jangka panjang lahan perkebunan.

Pemupukan yang efektif harus mempertimbangkan musim. Di musim hujan, pupuk yang mudah tercuci (seperti urea) perlu diaplikasikan lebih sering dengan dosis lebih kecil. Sebaliknya, di musim kemarau, pemupukan bisa dilakukan setelah hujan pertama.

Diskusikan dengan tim Ferti Track untuk solusi yang sesuai kebutuhan dan skala perkebunan Anda. Konsultasi awal kami tidak dipungut biaya apapun.

Bagikan:

Mau pemupukan kebun Anda lebih efektif?

Gunakan aplikasi monitoring pemupukan Ferti Track dengan harga terjangkau.

Chat WhatsApp