Beranda  /  Blog  /  Bibit & Klon

Kultur Jaringan untuk Produksi Bibit Sawit

Redaksi Ferti Track 02 Apr 2025 2 menit baca Bibit & Klon 4.914 views

Bibit unggul adalah investasi pertama dan terpenting di sebuah perkebunan. Salah pilih bibit, kerugian akan terasa hingga 25-30 tahun ke depan.

Penaburan pupuk dilakukan pada area piringan (alas pohon) dengan radius sesuai umur tanaman. Tanaman muda umumnya cukup radius 50 cm dari pangkal batang, sementara tanaman dewasa bisa mencapai radius 2 meter.

Pemberian pupuk sebaiknya dilakukan saat tanah dalam kondisi lembab — tidak terlalu kering yang menyebabkan pupuk tidak terserap, dan tidak terlalu basah yang menyebabkan pupuk mudah tercuci. Waktu yang ideal adalah pagi atau sore hari.

Pemupukan presisi memungkinkan dosis disesuaikan dengan kondisi spesifik tiap blok lahan. Lahan yang subur tidak perlu dipupuk sebanyak lahan yang miskin hara. Pendekatan ini menghemat biaya dan ramah lingkungan.

Sertifikasi bibit dari Direktorat Jenderal Perkebunan menjadi syarat untuk klaim asuransi dan akses ke program subsidi pemerintah.

Dosis pupuk yang tepat ditentukan berdasarkan analisis tanah dan analisis daun secara berkala. Standar yang umum digunakan di Indonesia mengacu pada rekomendasi Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan dan literatur ilmiah lainnya.

Dengan praktik pemupukan yang benar dan dukungan teknologi monitoring, produktivitas perkebunan dapat ditingkatkan secara signifikan. Tim Ferti Track siap membantu manajemen pemupukan kebun Anda agar lebih efisien dan terpantau.

Bagikan:

Mau pemupukan kebun Anda lebih efektif?

Gunakan aplikasi monitoring pemupukan Ferti Track dengan harga terjangkau.

Chat WhatsApp