Digital Twin untuk Simulasi Perkebunan

Tim Agronomi Ferti Track 12 Jan 2024 2 menit baca Teknologi & IoT 16.490 views

Perkembangan teknologi digital di sektor perkebunan tumbuh dengan cepat. Pemilik kebun yang adaptif akan memanfaatkan teknologi ini untuk meningkatkan produktivitas dan margin keuntungan.

Penggunaan pupuk slow-release (lepas lambat) menjadi tren di perkebunan modern. Pupuk ini melepaskan hara secara bertahap selama beberapa bulan, sehingga frekuensi aplikasi bisa dikurangi tanpa mengorbankan ketersediaan hara.

Kombinasi pupuk anorganik dan organik (kompos, janjang kosong sawit, atau pupuk kandang) memberi hasil terbaik dalam jangka panjang. Pupuk organik membantu memperbaiki struktur tanah, sementara pupuk anorganik memberi hara cepat tersedia.

Penyimpanan pupuk yang baik di gudang sangat penting. Pupuk yang lembab atau menggumpal akan kehilangan efektivitasnya. Gudang harus kering, berventilasi, dan terlindung dari paparan langsung sinar matahari.

Sensor IoT yang tertanam di lahan dapat memberi data kelembaban tanah, suhu, dan EC (electrical conductivity) secara real-time, membantu pengambilan keputusan irigasi.

AI predictive analytics dapat memproyeksikan hasil panen 3-6 bulan ke depan berdasarkan data historis dan kondisi cuaca terkini.

Praktik perkebunan terbaik selalu berkembang seiring kemajuan teknologi dan penelitian. Para pelaku perkebunan yang adaptif akan memetik manfaat dari adopsi praktik dan teknologi terbaru.

Bagikan:

Mau pemupukan kebun Anda lebih efektif?

Gunakan aplikasi monitoring pemupukan Ferti Track dengan harga terjangkau.

Chat WhatsApp