Defisiensi Nitrogen (N) pada Tanaman Kakao

Redaksi Ferti Track 19 Feb 2026 2 menit baca Kakao / Coklat 9.165 views

Tanaman kakao membutuhkan pemupukan yang tepat sejak fase pembibitan hingga produksi. Banyak petani kakao masih mengalami penurunan produksi karena pemupukan yang tidak terencana.

Pemberian pupuk sebaiknya dilakukan saat tanah dalam kondisi lembab — tidak terlalu kering yang menyebabkan pupuk tidak terserap, dan tidak terlalu basah yang menyebabkan pupuk mudah tercuci. Waktu yang ideal adalah pagi atau sore hari.

Banyak perkebunan yang sukses meningkatkan produksinya 20-40% setelah mengadopsi sistem monitoring pemupukan digital. Investasi awal pada teknologi terbayar dengan cepat melalui peningkatan hasil panen dan pengurangan pemborosan pupuk.

Audit pemupukan harus dilakukan minimal dua kali setahun. Audit ini bisa mencakup pengecekan stok, dokumentasi aplikasi, dan verifikasi visual di lapangan. Hasil audit menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan SOP.

Dosis pupuk yang tepat ditentukan berdasarkan analisis tanah dan analisis daun secara berkala. Standar yang umum digunakan di Indonesia mengacu pada rekomendasi Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan dan literatur ilmiah lainnya.

Adopsi teknologi dan praktik terbaik di perkebunan adalah investasi jangka panjang yang menghasilkan ROI signifikan. Mulailah dari langkah kecil dan tingkatkan secara bertahap.

Bagikan:

Mau pemupukan kebun Anda lebih efektif?

Gunakan aplikasi monitoring pemupukan Ferti Track dengan harga terjangkau.

Chat WhatsApp