15 Praktik Pertanian Berkelanjutan di Perkebunan

Tim Ferti Track 20 Dec 2024 2 menit baca Sustainability 620 views

Konsep keberlanjutan dalam perkebunan mencakup tiga pilar: ekonomi yang menguntungkan, sosial yang adil, dan lingkungan yang lestari. Ketiganya harus berjalan seimbang.

Selain unsur hara makro (N, P, K), unsur mikro juga penting. Boron, Magnesium, dan Mangan sering menjadi faktor pembatas yang sering diabaikan. Defisiensi unsur mikro dapat menyebabkan gejala spesifik pada daun yang perlu dikenali sejak dini.

Penyimpanan pupuk yang baik di gudang sangat penting. Pupuk yang lembab atau menggumpal akan kehilangan efektivitasnya. Gudang harus kering, berventilasi, dan terlindung dari paparan langsung sinar matahari.

Banyak perkebunan kini menerapkan pemupukan berbasis blok — setiap blok dianalisis kondisi tanahnya, kemudian dosis pupuk disesuaikan untuk masing-masing blok.

Penggunaan teknologi pemupukan presisi seperti aplikasi Ferti Track memungkinkan manajemen pemupukan yang lebih akurat. Setiap aktivitas pemupukan dapat dipantau secara real-time melalui aplikasi mobile berbasis GPS.

Pemupukan yang efektif harus mempertimbangkan musim. Di musim hujan, pupuk yang mudah tercuci (seperti urea) perlu diaplikasikan lebih sering dengan dosis lebih kecil. Sebaliknya, di musim kemarau, pemupukan bisa dilakukan setelah hujan pertama.

Adopsi teknologi dan praktik terbaik di perkebunan adalah investasi jangka panjang yang menghasilkan ROI signifikan. Mulailah dari langkah kecil dan tingkatkan secara bertahap.

Bagikan:

Mau pemupukan kebun Anda lebih efektif?

Gunakan aplikasi monitoring pemupukan Ferti Track dengan harga terjangkau.

Chat WhatsApp